Daftar Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional Biasa Terbaru 2014

Daftar Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional Terbaru 2014
Orangterkaya-id.blogspot.com - Asuransi merupakan kebutuhan yang tak lepas dari kehidupan masyarakat, masyarakat memerlukan jaminan perlindungan baik itu dari pemerintah maupun organisasi tertentu seperti asuransi. Dewasa ini asuransi berkembang pesat baik itu asuransi konvensional maupun asuransi syariah. Kebutuhan asuransi makin bertambah akibat dari kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi secara umum, namun ada poin penting dari kebutuhan asuransi syariah yaitu kebutuhan untuk bertransaksi bebas maysir (judi) gharar (ketidakpastian) dan riba (tambahan yang disyaratkan dalam transaksi tanpa ganti), serta keinginan mencapai maslahah (konsep mencapai keuntungan dan berkah).



Asuransi syariah dan asuransi konvensional memiliki sistem mendasar yang berbeda, salah satu perbedaannya adalah akad yang digunakan. Akad dalam asuransi konvensional mengacu pada peraturan dalam perundang-undangan, sedangkan asuransi syariah mengacu pada perundang-undangan dan hukum Islam yang diatur dalam syariah. Akad dalam asuransi konvensional menggunakan prinsip jual-beli risiko (risk transfer), sedangkan dalam asuransi syariah akad menggunakan prinsip saling menanggung risiko (risk sharing).

Dalam risk transfer akad antara perusahaan asuransi konvensional adalah akad jual-beli risiko, di mana peserta asuransi membayar premi atas risiko yang kemungkinan terjadi di kemudian hari. Premi yang dibayarkan peserta asuransi akan masuk dalam rekening perusahaan asuransi, dan apabila terjadi klaim maka pihak asuransi akan membayarkan dana klaim sesuai dengan perjanjian yang tertulis dalam polis asuransi yang dikeluarkan dari rekening perusahaan.

Adapun asuransi syariah menggunakan akad tabarru’ (akad tolong-menolong), di mana para peserta menghibahkan sebagian dana premi untuk dimasukkan ke dalam dana tabarru’ yang nantinya akan dijadikan dana santunan kepada peserta yang mengajukan klaim. Perusahaan asuransi syariah hanya bertindak sebagai agen dari para peserta yang berkeinginan untuk saling menanggung risiko, seperti risiko kebakaran, risiko kehilangan mobil ataupun sepeda motor, dan lainnya. 

Selain itu, akad lain yang dapat digunakan antara perusahaan asuransi syariah dan peserta asuransi adalah akad tijari (akad bersifat komersil) di mana perusahaan dan peserta melakukan akad kerjasama (mudharabah, musyarakah), akad sewa jasa perusahaan (ijaroh) atau menjadi wakil peserta dalam mengelola dana peserta (wakalah bil ujroh).

Akad yang terpenting dari akad-akad yang dijelaskan dalam asuransi syariah di atas adalah akad tabarru’ (akad tolong menolong) dan merupakan akad mutlak dalam asuransi syariah, oleh karena itu para peserta dalam asuransi syariah diharapkan memiliki niat baik ketika mendaftarkan diri pada asuransi syariah yaitu meniatkan pada hati bahwasanya tujuan dari berasuransi adalah saling tolong menolong antar peserta asuransi syariah. Pihak asuransi adalah pihak yang hanya menanggung amanah peserta asuransi syariah, karena tugas utama sebuah lembaga asuransi syariah adalah menjamin keamanan dan ketentraman peserta asuransi syariah, serta menjalankan amanah para peserta asuransi.

Inilah salah satu perbedaan mendasar antara sistem syariah dan konvensional. Asuransi konvensional memandang risiko sebagai komoditi yang dapat diperjual belikan, apabila perusahaan asuransi menerima premi asuransi dari peserta maka premi tersebut mutlak menjadi pendapatan perusahaan asuransi konvensional. Sedangkan asuransi syariah memandang risiko adalah sebuah kondisi yang harus ditanggung bersama. Apabila perusahaan asuransi syariah menerima premi dari peserta maka premi tersebut tidak mutlak menjadi pendapatan perusahaan asuransi syariah namun sebatas amanah dari para peserta asuransi yang di kemudian hari harus dikembalikan kepada peserta yang mengajukan klaim. (Sumber: Ramadan.detik.com)

PERBEDAAN ANTARA ASURANSI SYARIAH DENGAN ASURANSI KONVENSIAL
Asuransi syariah sangat berbeda dengan asuransi konvensional, karena pada asuransi konvensional dilakukan praktik-praktik yang diharamkan dalam Islam.

Asuransi syariah (takaful), di dalamnya dikenal prinsip saling memikul resiko diantara sesama orang, sehingga antara satu dengan lainnya menjadi penanggung atas resiko yang lainnya. Semua ini dilakukan atas dasar tolong-menolong dalam kebaikan dimana masing-masing mengeluarkan dana/sumbangan/derma (tabarru’) yang disepakati bersama nilainya untuk menanggung resiko tersebut. Sesuai dengan firman Allah SWT ”Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa dan jangan tolong-menolonglah kamu dalam berbuat dosa dan pelanggaran” (QS Al-Maidah [5] : 2)

Secara garis besar ada tujuh prinsip yang membedakan asuransi syariah dengan asuransi konvensional biasa, yaitu :

1. Keberadaan Dewan Pengawas Syariah (DPS), yang bertugas mengawasi produk yang dipasarkan dan produk yang ada dalam pengelolaan investasi dana. DPS ditemukan pada asuransi syariah tapi tidak pada asuransi konvensional.

2. Akad yang akan dilaksanakan. Akad yang dilaksanakan pada asuransi syariah berdasarkan prinsip tolong menolong (takaful), sedangkan pada asuransi konvensional berdasarkan akad jual beli (tadabbuli).

3. Prinsip perhitungan investasi dana. Pada asuransi syariah, dasar perhitungan investasi dana berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah). Pada asuransi konvensional dasar perhitungan investasi dana berdasarkan riba.

4. Kepemilikan dana. Pada asuransi syariah dana investasi yang terkumpul dari peserta (premi) merupakan milik peserta seutuhnya sementara perusahaan asuransi hanya merupakan pemegang amanah atau sebagai pengelola dana (mudharib). Pada asuransi konvensional, dana investasi yang terkumpul dari peserta (premi) menjadi milik perusahaan, sehingga perusahaan bebas menentukan alokasi investasi penggunaan dana.

5. Pembayaran klaim.
Pembayaran klaim yang dilakukan oleh asuransi syariah diambil dari rekening tabarru’ (dana kebajikan) seluruh peserta. Sejak awal menyimpan dana investasinya, peserta sudah diminta keikhlasannya bahwa akan ada penyisihan dana yang akan digunakan untuk menolong peserta lain jika terkena musibah. Sedangkan pada asuransi konvensional pembayaran klaim diambil dari dana milik perusahaan.

6. Keuntungan yang diperoleh perusahaan asuransi.
Pada asuransi syariah, keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dari investasi dana peserta akan dibagi antara perusahaan dengan peserta sesuai dengan prinsip bagi hasil, dengan proporsi yang telah disepakati bersama di awal. Sedangkan pada asuransi konvensional keuntungan yang diperoleh perusahaan menjadi milik perusahaan seutuhnya.

7. Kemungkinan adanya dana yang hangus.
Pada asuransi syariah tidak mengenal adanya dana yang hangus meskipun peserta asuransi menyatakan akan mengundurkan diri karena sesuatu dan lain hal. Dana yang telah disetorkan tetap dapat diambil kecuali dana yang sejak awal telah diikhlaskan masuk ke dalam rekening tabarru’ (dana kebajikan). Sedangkan pada asuransi konvensional dikenal adanya dana yang hangus jika peserta tidak dapat melanjutkan pembayaran premi dan ingin mengundurkan diri sebelum masa jatuh tempo (reserving period). 

Semoga bermanfaat. Salam!
at 4:47 AM

2 comments:

  1. «KISAH SUKSES HERI »
    Aslamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang properti, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, istri pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja, dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi setelah saya lihat pembuktian video AKI ZYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah Ternyata benar benar terbukti dan 2Miliar yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir dari Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda.” sy sangat berterimakasih banyak kepada AKI ZYEH MAULANA dan jika anda ingin seperti saya silahkan Telefon di 085298275599 Untuk yg di luar indon telefon di +6285298275599,Atau Lihat Di internet ««KLIK DISINI»» saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pejabat, Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia.


    PESUGIHAN MENGUNAKAN MINYAK GHAIB

    PENARIKAN UANG MENGGUNAKAN MUSTIKA

    BUAYER ANTIQUE/MUSTIKA

    RITUAL TOGEL/LOTREY

    ReplyDelete
  2. Syukur Alhamdulillah di tahun ini Saya mendapatkan Rezeki yg berlimpah sebab sudah hampir 9 Tahun Saya bekerja di (MALEYSIA) tdk pernah menikmati hasil jeripaya saya karna Hutang keluarga Sangatlah banyak namun Akhirnya, saya bisa terlepas dari masalah Hutang Baik di bank maupun sama bos saya di Tahun yg penuh berkah ini,
    Dan sekarang saya bisa pulang ke Indonesia dgn membawakan Modal buat Keluarga supaya usaha kami bisa di lanjutkan lagi,dan tak lupa saya ucapkan Terimah kasih banyak kepada SHOLEH PATI karna Beliaulah yg tlah memberikan bantuan kepada kami melalui bantuan Nomor Togel jadi sayapun berhasil menang di pemasangan Nomorf di TOTO MAGNUM dan menang banyak
    Jadi,Bagi Teman yg ada di group ini yg mempunyai masalah silahkan minta bantuan Sama KI SHOLEH PATI dgn cara tlp di Nomor ;o85-244-669-169
    Supaya lebih jelas silahkan
    Klik-> PESUGIHAN UANG GAIB
    percaya ataupun tdk itu tergantung sama anda Namun inilah kisa nyata saya

    ReplyDelete

Back to Top